Senin, 06 Februari 2012

SALAT SUNNAH RAWATIB

Standar Kompetensi               :     Mengenal tatacara Sholat Sunah
Kompetensi dasar                   :  - Menjelaskan ketentuan shalat sunnat rawatib
-    Mempraktikan shalat sunnat rawatib

A. Rangkuman materi
      Menjelaskan ketentuan shalat sunnat rawatib
Shalat sunat rawatib adalah shalat sunnat yang mengikuti shalat fardu limka waktu. Shalat sunnat ini dikerjakan senelum melaksanakan shalat fardu atau sesudahnya. Bila dikerjakan sebelum shalat fardu dinamakan shalat sunat qabliyah, bila dikerjakan sesudahnya dinamakan shalat sunnat ba’diah.
Shalat sunnat dibagi menjadi dua macam, yaitu shalat sunat rawatib muakad (Dikuatkan / penting) dan shalat rawatib goiro muakkad (Tidak kuat / kurang penting)

a. Sunnat Rawatib Muakkad
Shalat sunnat rawatib muakkad merupakan shalat sunat yang dipentingkan, yakni Rosulullah selalu melaksankannya. Adapaun yang termasuk ke dalam shalat sunnat rawatib muakkad yaitu :
1). Dua rakaat sebelum shalat subuh atau shalat fajar
Waktu pelaksanaan shalat sunah ini setelah masuk waktu subuh, sebelum melaksankan shalat subuh.
Dalam hadist Nabi dijelaskan : Dari Aisyah r.a.”tidak ada shalat sunah yang diperingatkan oleh nabi SAW selain dari dua rakaat shlat fajar (Subuh)” (H.R. Bukhari dan Muslim)

2). Dua rakaat sebelum shalat Zuhur
3) .Dua rakaat sesudah shalat Zuhur
4). Dua rakaat sesudah shalat Magrib
5). Dua rakaat sesudah shalat Isya

Hadist Nabi Muhammad SAW menjelaskan : “ Dari Abdulah bin Umar, ia berkata, “saya hafal dari Rosululloh SAW, dua rakaat sebelum Zuhur, dua rakaat setelah Zuhur, dua rakaat sesudah magrib, dua rakaat sesudah Isya, dan dua rakaat sebelum subuh.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

b. Sunnat Rawatib Goiro Muakkad (kurang penting)
Shalat sunnat gairu muakkad merupakan shalat rawatib yang kurang penting. Shalat sunnat ini dahulu rosulullah kadang mengerjakannya, kadang juga tidak. Adapun yang termasuk shalat sunnat rawatib gairu muakkad adalah :
1). Empat rakaat senelum shalat Zuhur dan empat rakaat sesudahnya
2). Empat rakaat sebelum ashar
3). Dua Rakaat sebelum Magrib

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar