Senin, 06 Februari 2012

MEMAHAMI AJARAN AL-HADIST TENTANG MENUNTUT ILMU

A. Hadits Tentang Menuntut Ilmu
Ilmu adalah bekal yang paling berharga bagaimana untuk menjamin keselamatan di dunia dan lebih-lebih di akhirat kelak, dengan ilmu manusia dapat mengetahui segala hal, termasuk mengenal dan kebesaran dan kekuasaan sang penciptanya yang mana dengan mengenal kebesaran dan kekuasaanya itu, manusia dapat selalu dekat dengannya.




Mengingat pentingnya ilmu pengetahuan, maka islam mewajibkan setiap umatnya tanpa kecuali untuk menuntut ilmu. Sebab ilmu tanpa dicari tidak akan datang sendiri dan wajib belajar, ilmu sesuai dengan hadits Rasullah: “Dari Anas r.a berkata Rasulullsh SAW bersabda : menuntut ilmu itu adalah wajib bagi setiap orang muslim. Karena sesungguhnya semua (makhluk) sampai binatang-binatang yang ada dilaut memohonkan ampun untuk orang yang menuntut ilmu. (HR Ibnu Abdil Bari).
Hadits diatas menjelaskan bahwa setiap muslim laki-laki atau perempuan di wajibkan untuk menuntut ilmu. Selama hidup dan diri dalam keadaan sehat. Wahyu Al Qur’an pertama (QS Al Alaq : 1-5) juga menjadi dasar bahwa setiap muslim wajib untuk belajar.
Ilmu yang wajib di pelajari adalah ilmu yang berkenaan dengan tanggung jawab manusia sebagai hamba Allah SWT dan tanggung jawab manusia kepada sesamanya dalam kehidupan sehari-sehari, tanggung jawab hamba kepada Allah misalnya mengetahui sifat-sifat dan perbuatan-perbuatan Allah. Menjalankan shalat, zakat, puasa, haji, mengenal para Rasul dan Nabi Allah, kitab-kitab Allah dan hal-hal ghaib, ilmu ini merupakan farduain yang harus di ketahui dan di pelajari setiap muslim. Seorang muslim yang rajin menuntut ilmu akan mendapatkan banyak keutamaan dari Allah diantara sebagaimana sabda Rasullah: Dari Abu Darda ia berkata : saya mendengan Rasulullah bersabda. Barang siapa pergi mencari ilmu yang di pelajarinya karena Allah. Maka Allah akan membukakan pintu surga kepadanya dan malaikat mengembangkan sayap-sayapnya serta malaikat langit meminta rahmat untuknya juga ikan-ikan di laut (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibbandan Baihaqi, Hadits Hasan).
Firman Allah dalam QS Al Mujadilah :11 menyatakan ” Allah akan meninggalkan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang berilmu kebeberapa derajat”
Begitupula Hadist Rasullah yang lain yang artinya : Dari Anas bin Malik, ia berkata. Rasulullah SAW bersabda. Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah sampai ia kembali ( HR Tirmidzi)
Hadits ini menunjukan bahwa orang yang mencari ilmu untuk mendapatkan ridho Allah sama kedudukannya dengan pergi berperang jihad Fisabilillah untuk membela agama Allah.
Dalam hadits yang lain yang artinya : ”Barang siapa yang menginginkan kebahagian dunia wajib baginya mempunyai ilmu. Barang siapa yang menginginkan kebahagian akhirat wajib baginya mempunyai ilmu. Dan barang siapa yang menginginkan keduanya maka wajib baginya mencari ilmunya”.

B. Bekal Menuntut Ilmu
Seorang muslim yang mencari ilmu memerlukan bekal mencari ilmu itu yaitu :
1.      Memiliki kecerdasan.
2.      Kecerdasan dapat kita peroleh dengan mempergunakan mata, telinga dan hati.
3.      Pengorbanan.
4.      Ilmu akan di peroleh jika kita mau berkorban waktu, tenaga dan perasaan.
5.      Memiliki rasa ingin tahu.
6.      Seorang muslim tidak boleh merasa cukup dengan ilmu yang di milikinya. Dia harus senantiasa belajar dan belajar.
7.      Adanya sifat sabar, tidak tergesa-gesa.
8.      Adanya guru.
Adanya waktu yang panjang.

1 komentar: